Postingan

Menampilkan postingan dari 2014

I'm not smart. I'm just lucky!

Lalalayeyeye---  Akhirnya UAS udah selesai, dan bisa ngeblog lagi. Rasanya lega banget dan pengen salto-salto dilampu merah. Hahaha Terus terang beberapa bulan ini gue sibuk, udah kayak artis papan atas. Bulan kemaren gue ikut LKS (Lomba Kompetensi Siswa) bidang Web Design, ikut Lomba Pentas PAI bidang Pidato Bahasa Indonesia, dan awal bulan Desember gue ikut lomba baca puisi. Dan Alhamdulillah, gue KALAH! Kenapa Alhamdulillah? Karena itu artinya gue bisa memberi kesempatan untuk orang lain sebagai pemenang. Preet.... Sebenarnya sih gue gak kalah, gue hanya belum menang. #samaajakampret Gue juga ikut lomba drama kolosal, walaupun cuma jadi narator aja. Dan itu udah cukup sebagai pengalaman. Kami berhasil jadi pemenang pertama. Tentu itu bukan berkat gue, tapi karena para pemainnya rajin dan ulet latihan. Jujur gue sedikit sedih dan kecewa karena kekalahan yang berturut-turut selama 2 bulan ini. Tapi dari sana gue belajar, gue ngerti bahwa keberu...

Single is Better (Curhatan Seorang Jomblo)

"Eka si Jomblo Karatan, Jomblo Menahun dan Jomblo Ngenes" Ya, begitulah gelar yang gue sandang dan pikul belakangan ini. Gelar yang dengan hormat diberikan oleh temen-temen kampret gue yang rencananya pengen gue banting satu-satu. Sangat bertolak belakang dengan keadaan dimana saat gue sedang ngaca, gue lebih terlihat seperti "Jomblo Elegan nan Kharismatik". #silahkanmuntah Karena gue adalah salah satu cewek yang gaulnya tingkat kabupaten, gue jadi punya banyak temen dimana-mana. Itu adalah keuntungannya. Kerugiannya adalah ternyata temen-temen gue kampret semua, gue gak becus cari temen apalagi cari gebetan. Cuih. Gue yang punya hobbi nge-bully orang, akhir-akhir ini malah gue yang di bully. Mungkin karena udah kelamaan jomblo gue jadi diledekin temen-temen. Dimulai dari setiap malam minggu gue selalu dapat sms " Ek, jomblo kalo malam minggu lagi ngapain ?" dan biasanya gue bales " Lagi pengen makan orang yang malam mingguan sama pacar ...

4P (Puasa, Piala Dunia, Pilpres dan Palestina)

Gambar
Hallo sobat blogger. Udah lama rasanya gue gak ngeblog, ya walaupun gak selama gue jomblo! wkk Selain karena gue sibuk banyak kegiatan, gue juga trauma. Gara-gara blog gue yang paling gue cintai malah gak bisa sign in. Nah sekarang gue pengen bahas hal-hal yang lagi marak-maraknya di perbincangkan oleh orang-orang, dari mamang-mamang jualan es cendol, ibu-ibu arisan sampai anak-anak gaul di jejaring sosial. 4P (Puasa, Piala Dunia, Pilpres dan Palestina) Semua itu adalah hal-hal yang gempar di bulan Juli. Gue disini akan bahas satu-satu. Pertama, Puasa. Alhamdulillah banget untuk gue karena kesekian kalinya di temuin lagi sama bulan penuh berkah ini, bulan suci dan bulan penuh ampunan. Ya, semoga Tuhan mengampuni kecantikan gue yang berlebih-lebihan ini. Karena ini sedang bulan puasa, maka banyak hal yang berbeda di bulan ini. Gak boleh makan siang, gak boleh pacaran, ada sholat malam (terawih dan witir), gak ada lagi yang jualan makanan siang bolong. Macam-macam takjil, ...

Rain....

Hujan. Aku sangat mencintai hujan, aku sangat menikmati tetes demi tetes air yang jatuh ke tanah, aku menikmati suara gemercik air yang saling bersahutan, aku menikmatinya seakan semua beban ku telah hilang. Sudah menjadi kebiasaan, jika hujan turun aku akan menengadahkan tangan ku seperti sedang berdoa, aku mengumpulkan air kemudian menggenggamnya dengan erat, tapi apa mau dikata.. airnya pun hilang. Tapi aku selalu melakukannya, seperti akan ada yang kurang jika aku tidak melakukan hal konyol itu ketika hujan. Bagi ku hujan adalah rahmat Tuhan, dimana disana aku selalu menemukan kedamaian. Aku akan menangis dan tertawa sesuka ku dengan nyaman. Benar-benar tanpa beban! Hari ini, untuk kesekian kalinya aku membiarkan hujan mengguyur tubuh ku dengan lembutnya. Aku senang sekali berjalan-jalan dibawah hujan, aku benar-benar tidak takut sakit, aku hanya takut kehilangan hujan. Kemudian aku selalu akan pulang dengan membawa kebohongan, sesampainya dirumah aku akan berb...

Didepan Pintu (Puisi Lyrical Eka Febrianty)

Aku mengetuk pintu hati mu, tapi tak kau hiraukan. Aku duduk di depan pintu mu, menangis berteman hujan. Seribu musim telah aku lewati disini, menunggu pintu terbuka. Namun, ku lihat gagangnya masih rapi. Tak tersentuh..... Sebenarnya aku bisa saja menggedor-gedor atau mendobrak pintu mu dengan paksa. Tapi aku takut, takut mengganggu mu, mengganggu jikalau ada tamu mu didalamnya. Pernah, aku pernah mencoba tempelkan kuping ku di sudut pintu mu. Ku dengar, kau sedang tertawa gelak dengan tamu mu, yang tidak lain adalah kekasih mu :’) Sebuah alasan mengepa kamu mengacuhkan ku menunggu mu didepan pintu. Aku tersenyum, ternyata kamu tidak sendiri. Ternyata kamu tidak kesepian, ternyata kekhawatiran ku selama ini salah. Dan ternyata dia lebih dulu masuk.. Aku kalah cepat! Dan kini waktu ku untuk pergi, penantian panjang ku adalah bukti pengorbanan ku. Sekarang aku bisa pergi dengan tenang. Sayang, aku pergi. Jaga pintu mu baik-baik. Mungkin aku takkan kembali lagi, mung...

Kontak

Ingin menghubungi Eka? Email : eka.febry@gmail.com Facebook : Eka Febrianty Twitter : @ekaafebry Line : ekaafebry_